telah kusembunyikan wajahmu
jauh ke dasar bumi
siap beranjak,menjauh dari dekapan khayal
menimbun segala kata
berpaling menutup lembaran luka berdarah
perasaan ini tiada mampu kubendung
hanya terselubung dalam tangis
samaran bodoh yang kubuat sendiri
masih terukir jelas kenangan itu
menyilaukan pandangan mata
membuatku kehilangan jalan setapak tuk pulang
kembali…
menemui harapan baru, dengan sinar matahari
bukan mendung yang kan tumpahkan duri
menikam jantungku
jelaskan padaku wahai pembunuh hati
mengapa kau mengukungku begitu erat
hingga jeratannya masih aku rasakan
perih…
kau patahkan sayapku
membuatku tiada pernah sanggup tuk terbang
hingga meringkuk ratusan juta tahun
menunggu remah-remah hati kan terhembus
hilang…