Hanya Cerita (2)
December 13, 2007
HANYA CERITA 1
Jam 00 lewat 00
kuhempas tubuhku di atas kasur, saat itu pula tangis yang kutahan tumpah…
begitu inginnya aku kubuang jauh semua permasalahan yang berkelumit di dalam hati.
Berulang kali kupejamkan mata, mencoba mengajak damai perasaanku. tapi, gagal.
Kuambil hp-ku, ternyata jam 00 lewat 00…
hatiku gelisah, kucoba untuk membenamkan semua masalah ini, seperti aku membenamkan wajahku di bawah selimut.
tidak bisa!
ku ambil lagi hp-ku, kulihat jam 00.17.
kini rasa lemah merajaiku. mulailah aku mencari satu dari sederet nama di phonebook, mencoba menemukan sosok yang tepat untuk aku bersandar dari keletihan ini. dan mataku tertuju pada satu nama. dia?? kenapa dia??
orang yang belum tentu menerima aku.
tidak mungkin!!
tidak bisa!!
tapi, bisikan hati terus memaksaku, aku butuh dia.
tidak mungkin!!
tidak bisa!!
akhirnya kulemparkan hp-ku ke ujung kasur. kumatikan lampu kamarku.
dan dengan isakan tangis yang hanya kurasakan sendiri, aku mengaku KUAT!
hingga aku tertidur ntah jam berapa
Hanya cerita
December 8, 2007
Hanya Cerita 2:
Stop! Jangan Bicara Lagi!
Keringat dingin mulai jatuh dari keningku. tangan dan kakiku bergetar, menggigil. Jantungku berdegup.
Aku takut!
Aku takut!
Dan aku takut!!
Sekarang giliranku. AKU.
Telunjuk itu mengarah tepat di wajahku.
Awalnya hanya bibir itu yang bicara. menjabarkan kesalahan yang kubuat."iya, memang aku salah. bukan aku sengaja, tapi egoku yang menunjuk ke arah itu. tolong ampuni aku."
Dan sekarang, bisikan-bisikan yang sama sekali tak ingin kudengar, mulai bermunculan. mencibir, mengejek, menyudut, menusuk hatiku, hingga kurasa darahnya mengalir sampai ujung kaki.
Untuk yang belakang, maafkan aku!! Berulang kali kucoba menyebut kalimat itu, tapi tersekat di tenggorokanku, membuat aku tertunduk semakin dalam menutupi mataku yang mulai berkaca.
Dan aku bertahan, sampai kurasakan petir menyambar keras, dengan mendung awan hitam tebal.
aku sungguh tak sanggup lagi!!!
lalu aku tegakkan kepala dan berkata," STOP! JANGAN BICARA LAGI!! UNTUKMU YANG DIBELAKANG, KATAKAN! KATAKAN ITU DITELINGAKU BUKAN DIBAYANGANKU!!!"
semua terdiam membisu, karena mataku sekarang sesangar singa.